Undiksha Pamerkan Produk Jerami dan Sekam Padi

Pelatihan Pendampingan Penulisan Artikel Jurnal Hasil Penelitian, LPM FIP Undiksha Sasar Guru-Guru SD di Kecamatan Sukasada
7 May 2016
Peneliti Undiksha Temukan Kayu Sintetik Berbahan Sekam dan Jerami
23 October 2016

Undiksha Singaraja mulai hari ini Sabtu 15 Oktober hingga 22 Oktober mendatang menggelar pameran Produk  Jerami dan Sekam Padi di eks Pelabuhan Buleleng.

Koordinator pameran Wayan Karyasa Jumat (14/10/2016) pagi disela-sela persiapan didampingi Wayan Rai menjelaskan pameran ini merupakan karya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi hasil karyanya bersama kawan-kawan dosen dan peneliti Undikshadan I Nyoman Sujana Kenyem yang seorang pelukis dari Sayan Ubud Gianyar.

Dipaparkan bahwa pameran yang ditampilkan merupakan aneka produk kerajinan dari aplikasi sintetik dari limbahbiomamassa tropis kayu silicon utamanya sekam dan jerami padi  dengan bantuan nano teknologi silica-karbon  nano komposit sebagai bahan penguat dan teknologi moulding dan casting dengan triaxial blend. Hasilnya berupa pintu Gebyog, patung dan sejumlah hasil kerajinan lainnya. Selain menampilkan produk berbahan jerami pameran kali ini juga memamerkan hasil penelitian Undiksha meliputi kerajinan batu  mulia Pulaki  dan Perak Gerokgak . Sedangkan produk yang ditampilkan oleh Nyoman Sujana kenyem meliputi perpaduan karya instalasi dan karya lukis.

“Setelah kami berhasil patenkan teknologinya, kemudian kami aplikasikan dengan berbagai industri kerajaninan kayu. Jadi itu sudah lakukan 3 tahun, nah sekarang produknya kami tampilkan,” ujar Wayan Karyasa.

Koordinator pameran Wayan Karyasa mengaku telah mentransformasikan hasil penelitian ini kepada sejumlah karyawan  Penggilingan Padi Suwela Amerta di desa Jagaraga kecamatan Sawan. Bukan hanya itu produk hasil penelitian ini juga telah dipasarkan hingga ke Jerman, Malaysia dan Singapura.

“Ini sudah dipasarkan dan adakan pameran di Jerman 2 tahun lalu dibawa oleh mitra kami dan tahun ini mitra kami Putra Dewata dari Denpasar mengirim ke Malaysia dan Singapura,” tegasnya. (wir/ea)